Saya tidak akan mengeluhkan jerawat saya yang lagi kambuh. Saya hanya akan bercerita tentang perjalanan saya mengatasi masalah jerawat yang sampai sekarang tak kunjung selesai. Saya juga tidak mempunyai solusi yang valid mengenai memecahkan masalah jerawat karena saya pun belum terbebas dari jerawat. Janganlah berasumsi bahwa orang yang berjerawat itu gak rajin cuci muka, karena saya adalah orang yang sangat rajin cuci muka, tetapi tetap berjerawat. Kadang saya merasa kesal jika disarankan untuk cuci muka. Cuci muka bukanlah satu-satunya faktor penyebab jerawat cuy. Hormon, tipe kulit yang berminyak, dan keadaan emosi juga berpengaruh. Saya adalah salah satu orang yang diberi kesempatan untuk merasakan suatu fenomena jerawat. Jerawat pertama saya muncul di kening saya pada saat saya kelas 7, yaitu kelas 1 SMP. Tidak lama setelah kemunculan jerawat tersebut, kening saya menjadi tempat berlabuh jerawat yang paling disukai oleh para jerawat. Saya tidak begitu memperhatikan jerawat...
Sebagian besar terdiri atas cerita keseharian saya, dicatat terutama untuk dikenang